aslamthariq
Resume
Pinned noteEngineering

Cara Deploy Aplikasi Laravel ke VPS Ubuntu

LaravelVPSUbuntuNginxMySQLDeploySSL
Cara Deploy Aplikasi Laravel ke VPS Ubuntu

Deploy ke VPS memang bisa terasa rumit kalau jarang menyentuh Linux. Catatan ini merangkum alur yang biasa dipakai saat menaruh Laravel di server Ubuntu.

Berlaku untuk hampir semua penyedia VPS selama OS-nya Ubuntu. Stack yang dipakai: Nginx, PHP 8.2, MySQL, dan Composer.

Masuk ke VPS

Masuk ke server melalui SSH.

bash

Sesuaikan user dan host dengan kredensial dari panel VPS, biasanya ubuntu@IP atau root@IP.

Setelah terhubung, update paket sistem.

bash

1. Install Nginx

Pasang Nginx sebagai web server.

bash

Opsi -y menjawab konfirmasi instalasi secara otomatis. Setelah selesai, buka IP publik di browser. Halaman default Nginx menandakan service sudah aktif. Statusnya juga bisa dicek dengan:

bash

2. Install PHP

Laravel membutuhkan PHP beserta ekstensi pendukung. Contoh berikut memakai PHP 8.2.

bash

Pastikan PHP-FPM berjalan.

bash

Tekan Ctrl + C untuk keluar dari tampilan status.

3. Install MySQL

Siapkan database dengan MySQL Server.

bash

Cek status service.

bash

Masuk ke MySQL sebagai root.

bash

Buat database dan user untuk aplikasi.

sql

4. Install Composer

Composer diperlukan untuk mengelola dependency Laravel.

bash

Verifikasi instalasi.

bash

5. Deploy Laravel

Clone project ke /var/www/html, lalu jalankan perintah berikut di dalam folder aplikasi.

bash

Sesuaikan konfigurasi di .env, terutama database. Setelah itu generate application key dan jalankan migrasi.

bash

Konfigurasi Nginx

Buat virtual host untuk aplikasi.

bash

Gunakan template berikut. Sesuaikan server_name dan path root ke folder public project.

nginx

Aktifkan site dan restart Nginx.

bash

Buka kembali IP publik di browser. Jika muncul error terkait permission, berikan akses tulis pada folder public, storage, dan bootstrap.

bash

Setelah permission diperbaiki, aplikasi Laravel biasanya sudah dapat diakses.

6. Setting domain

Arahkan domain atau subdomain ke IP publik VPS melalui DNS, biasanya dengan record A di penyedia domain.

Beberapa layanan menyediakan API untuk membuat record. Contoh pola request:

bash

Setelah DNS aktif, ubah server_name pada konfigurasi Nginx sesuai domain.

bash
bash

Akses melalui domain seharusnya menampilkan hasil yang sama dengan IP publik.

7. SSL dengan Let’s Encrypt

Untuk mengaktifkan HTTPS, pasang Certbot dan terbitkan sertifikat Let’s Encrypt.

bash

Setelah proses berhasil, situs dapat diakses melalui HTTPS. Sertifikat berlaku sekitar tiga bulan dan dapat diperpanjang otomatis dengan cron.

Dengan Nginx, PHP-FPM, database, domain, dan SSL yang sudah terpasang, Laravel siap diakses di production.

Penutup

Alur singkatnya: update sistem, pasang Nginx dan PHP, siapkan MySQL, install Composer, deploy project, konfigurasi virtual host, sambungkan domain, lalu aktifkan SSL. Di VPS Ubuntu mana pun, urutannya relatif sama. Perbedaan biasanya hanya pada kredensial SSH dan cara mengatur DNS.

Comments

No comments yet

Photo (optional)

JPG, PNG, or WebP — max 2MB

Be the first to leave a note.